pantai di malam hari

Malam ini ketika bulan tampak bundar dengan sempurna, purnama tlah menampakkan dirinya.
Termangu di tepian pantai hanya ditemani cahayanya.
Dan ditemani bayang cintanya yang tertinggal jauh di belakang.

Purnama untuk kesekian kalinya,
Aku hanya sendiri memandangnya.
Setelah sekian lama, tak ada lagi kau yang menemaniku.
Taukah kamu jika hidup ini menjadi terasa sperti penjara tanpa adanya dirimu?

Lalu dirimu menyapaku saat aku memandang ombak yang berdebur dg kencangnya.
Aku hanya terdiam, tak menjawab dirimu.
Sengaja, karna aku jg tak ingin menyakiti diriku.
Berulang kau sapa aku, tp aku tetap tenang tak seperti arus yang semakin menggila malam ini.

Hai cintaku,
Tak perlu kau tanya lagi,
Aku masih disini, ditemani purnama ke-13 tanpa ada kamu.
Kita sama2 merindu tapi kita jg sama2 menyakiti hati ini.

Biarlah purnama ini yg menerangi gelapnya jalanku menuju terangku.
Biarlah pasir berbisik lembut padamu.
Dan biarlah ombak bergejolak bak rinduku padamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s