sekedar berkata

pagi hari di Sidoarjo.

uda lama gak curhat lewat blog. mau bercerita sedikit dengan suatu rutinitas dan hobi, menulis.

tersentil setelah membaca novel karya Dee, Perahu Kertas. ketinggalan banget ya aku ini baru baca novel itu. padahal itu novel karya taun berapa coba. plis deh Ret. tapi katanya lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan? *pembelaan diri*

ada beberapa bagian dalam novel yang membuatku berpikir dan mencerna tiap kata itu dalam-dalam. dimana intinya, seorang seniman harus bertemu ‘jodoh’nya untuk menghasilkan sebuah karya. dan kadang mencitrakan ‘jodoh’ itu belum tentu akan mendapat banyak sambutan dan pujian. makanya, seorang seniman (penulis lah, pelukis lah, pencipta lagu dan kawan sejenis lainnya) bisa mengalami mati suri lama.

aku seperti Keenan. masih mencari ‘jodoh’.
aku seperti Kugy. terkadang membuat cerita yang lain dari kata hati hanya karna ingin mendapat pengakuan.

‘jodoh’.
tiap penulis memiliki passion sendiri. kulihat pada teman-teman lain yang gemar menulis, ada yang lebih ke arah sains, opini tentang makna hidup, resensi film atau lagu, dan banyak lain. tapi aku merasa ‘jodoh’ku adalah semua yang berhubungan dengan rasa dalam hati (aduh, mau ngomong cinta aja susah amat). dan yah, pastinya, banyak pengalaman pribadi yang menjadi sumber inspirasi menulis.

pertanyaan untuk temen-temen yang hobi nulis,
pernah gak kalian nulis dari pengalaman pribadi kalian yang berhubungan dengan ‘jodoh’ itu? terus waktu nulis, kalian merasakan energi yang luar biasa yang membuat tangan terus memencet keyboard laptop/komputer kalian. dan kalian ikut memasukkan perasaan hati kalian sendiri dalam tulisan itu.

bila diberi pertanyaan seperti itu, aku pasti menjawab YA.
aku pernah menulis sebuah cerita cinta hingga aku menitikkan air mata saking hanyutnya dalam cerita itu. tapi nyatanya, cerita itu malah gak jadi cerita populer. padahal aku merasa ada nyawa dalam cerita itu. tapi ya memang, pembaca lah yang lebih tahu cara mengomentari tulisan saya. hingga akhirnya, malah yang mendapat komentar bukan cerita yang menurutku bukan Retha banget. hehehe. selera pembaca gak akan pernah tertebak.

sebenarnya, pekerjaan rumah seorang penulis adalah membaca. dengan banyak membaca, banyak imajinasi yang diasah, banyak kosakata baru yang bisa didapat.
menulis, akan ada saatnya bertemu dengan titik buntu. karna pekerjaan seni seperti ini butuh ‘jodoh’ dan kemauan untuk menyelesaikannya.
walau akhir-akhir ini merasa sulit untuk berkata-kata lagi, semoga aku segera menemukan ‘jodoh’ itu dan memberi sebuah cerita yang unik untuk pembaca setiaku (hehe, aku punya penggemar gak sih dari cara nulisku ini? :p)

and once again,
I do love writing.❤

6 thoughts on “sekedar berkata

  1. Satu.
    Banyak yang menggemari tulisan retha.
    Karena sesungguhnya tidak semua mampu menumpahkan rasa. Membaca tulisan retha kadang mampu menjadi corong hati kepada dunia. Menciptakan celah orgasme rasa. Melepas penat keterkungkungan.

    Dua.
    Aku ingin.
    Sayang saat ini belum bisa.
    Kondisi belum memungkinkanku berbagi cerita.

    Biarlah lewat retha (titip cerita aaah) rasa ini dibagi.

    Tiga.
    aku beruntung.
    Berada diantara kalian yang rajin menulis.
    menyuntikkan semangat untukku.
    Terima kasih.

    Empat.
    Kayaknya aku ya yang suka menulis tentang sains. Wak!!

    Hehe..

    • Satu.
      Alhamdulillah kalo banyak yg orgasme gara2 tulisanku. Hahaha.

      Dua.
      Gak semua emang bisa dceritakan pada dunia lewat kata2.

      Tiga.
      Aku jg seneng ada diantara orang2 positif tentang menulis.

      Empat.
      Damn you’re right!
      Hihihi..

  2. ntin says:

    Saya baru mengenal tulisan mba maretha, tapi saya merasa mengenal ada mbak maretha ditulisan itu.
    Tapi memag tidak semua bisa tertulis lewat blog…ada yang tersimpan dalam file-file tebal untuk meninggalkan kisah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s