Kenangan

Sebuah kata indah memiliki berbagai rasa, manis, pahit, asam, getir.
Sebuah kata indah yang bisa mengantarkan kita pada sebuah masa dimana kita pernah menjamahnya.
Sebuah kata yang mari kita sebut dengan kenangan.

Bagaimana kita menyikapi kenangan?
Tersenyum manis dan merasa ingin kembali ke waktu itu bila dia menimbulkan rasa manis.
Geli memikirkannya dan malu untuk mengingat bila dia menimbulkan rasa asam dan menggelitik.
Atau bahkan kita akan menitikkan air mata dan bila boleh ingin menghapus kenangan itu bila dia membuat getir pahit hidup.

Kenangan adalah anugerah Tuhan yang tak dapat dihancurkan oleh maut. Kecuali atas KuasaNya.
Kenangan mengajarkan kita bagaimana kita harus menghargai hidup, memaksa kita untuk menjadi pribadi yang lebih kuat.

Kenangan bisa kau simpan dalam jaras otak dan siap diputar lagi videonya sembari menutup mata.
Bisa dituangkan dalam aksara bermakna seperti kebiasaan gadis kecil menulis buku harian.
Atau dijepret dalam sebuah gambar dan disimpan rapi untuk dibuka lagi tiap kali kita ingin melihatnya.

Selagi muda, sentuhlah hidupmu ini dengan indah. Bila hidupmu manfaat, kenanganmu akan cantik. Jika kau sia-siakan, hanya menjadi onggokan sampah kenangan.

Sesungguhnya dialah saksi panjang hidupmu yang nantinya diputar lagi dihadapan Tuhan saat penghitungan amal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s