Bagaimana Bisa

Bagaimana bisa kau menatap diriku selama itu? Padahal aku sudah merasa kikuk saat kau pandangi wajahku.
Bagaimana bisa kau bercanda dengan santainya dan tertawa lepas denganku? Padahal aku sudah terdiam tak bisa membalas semua bahan tertawaanmu.
Bagaimana bisa kau selalu hadir di tiap mimpi di tidur malamku? Sementara di tiap malam kau memikirkan wanita yang kau cinta.
Bagaimana bisa kau menawarkan cinta bagi diriku? Sementara kau tak pernah merasa membagi cintamu pada diriku.
Bagaimana bisa kau selalu kurindukan hadirnya di sampingku? Sementara engkau selalu siap hadir ketika wanita yang kau cinta sedang merindukanmu.

Bagaimana bisa aku akan bertahan dengan rasa yang kututupi?
Bagaimana bisa aku menyembunyikan rasa ini selamanya rapat-rapat dari dirimu?
Bagaimana bisa cinta itu menyeruak dalam hidupku dan membuat aku tersiksa rindu akan hadirmu?
Bagaimana bisa cinta ini hadir dan menjadikanku seperti orang bodoh karena mencinta seorang lelaki yang telah memiliki kekasih?
Bagaimana bisa cinta merubah sesuatu yang mustahil menjadi nyata?
Seperti aku kini mencintai dirimu seperti dulu kau cintai diriku tapi kutolak cinta itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s