Bila Cinta…

Orang bilang, bila cinta tahi kucing bisa jadi rasa coklat. Tapi aku tidak sinting untuk mencoba tahi kucing itu.
Orang bilang, bila cinta itu buta. Tapi menurutku cinta bisa menggiring kita melakukan hal yang sebelumnya tak akan terpikir untuk dilakukan. Bagiku, cinta itu membutakan.
Orang bilang, bil cinta bisa membuat di setiap makan dan tidur akan teringat padanya. Tapi mengapa malah air mata yang selalu menetes tiap aku jatuh cinta?

Bila cinta, mengapa kita hanya terdiam terduduk di tempat kita? Tak ada satu pun kata yang keluar dari mulut ini dan kecanggungan di antara kita mulai tercipta.
Bila cinta, mengapa kita saling bertanya pada mereka yang lain?
Bila cinta, mengapa kita mengelak perasaan ini dan mencari orang lain untuk bersandar?
Bila cinta, mengapa tak ada kekuatan untuk mengatakan aku cinta padamu dan kita berakhir bahagia selamanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s