Cerita Menyapa

Bagaimana kabarmu di sana? Aku di sini baik-baik saja.

Bagaimana bila kita seperti ini saja? Saling menyapa di sebuah cerita, di dalam lautan aksara, di dalam curahan rasa akan rindu kehadiranmu.

Bagaimana bila kau membiarkan aku seperti ini? Ini lebih baik daripada aku harus menahan sakit akan rinduku yang tak berbalas dan aku menangis meringkuk di atas kasurku.

Bagaimana bila akhirnya kau bisa membaca semua suratku ini untukmu? Tentu aku ingin kau bisa mengerti dukaku dan kemudian kau akan memelukku erat dimana air mataku telah meleleh membasahi pipiku.

Bagaimana bisa aku sanggup bertahan lagi akan kenyataan ini? Aku makhluk ciptaanNya yang tak tahu diri karena selalu tak bisa menerima akan takdir kita telah terpisah di dunia yang lain.

Aku ingin kau tersenyum di langit sana. Aku rasa aku ingin menyusulmu. Aku berharap bila kita tak bisa bersatu di dunia fana ini, semoga kita akan dipersatukan di surgaNya kelak.

Aku rindu dirimu, kekasihku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s