INDONESIAN ROMANCE READING CHALLENGE: #5 Janji Es Krim

janji es krim

Judul:    Janji Es Krim

Penulis: Nimas Aksan (@NimasAksan)

Penerbit: Stiletto Book

Tebal: ix + 267 halaman

Hati-hati dengan nazar yang pernah kamu ucapkan!

Hayo lho, siapa yang punya nazar alias janji bersumpah Demi Tuhan? Kalo ada yang sudah pernah mengucap nazar, harus segera ditepati. Gak boleh ditunda-tunda. Karena ada yang bilang nanti hidupmu akan dihantui dengan kesialan yang beruntun. Itu sih masih mitos, belum terbukti kebenarannya. Lain halnya dengan Mia dan Dudi, dua tokoh yang ada dalam novel ini. Yang percaya omongan seorang cenayang bahwa hidup Mia menjadi sial karena belum menepati nazarnya. Bagaimana ceritanya?

Mia, perempuan 28 tahun, yang hidup dengan penuh kecerobohan baru saja dipecat untuk kesembilan kalinya dari pekerjaannya dan putus dari kekasihnya yang kesembilan. Rupanya angka sembilan ini menjadi menarik bagi hidup Mia yang terasa sangat sial. Sahabatnya, Dudi, seorang cake artist, selalu menjadi tempat Mia untuk berkeluh kesah akhirnya mengajak Mia pergi membeli es krim di kedai yang dulu sering mereka kunjungi kala SMA. Setelah makan es krim, Dudi merasa ada sesuatu yang ganjil dengan salah satu menu es krim yang dipesan Mia. Akhirnya Dudi tersadar setelah mereka bertemu dengan salah seorang cenayang yang berkata bahwa hidup Mia akan terus sial sampai dia menepati janjinya. Mia pernah berjanji akan menraktir es krim paling mahal di kedai itu untuk Dudi dan Karin bila dia masuk perguruan tinggi negeri. Sialnya hingga bertahun-tahun kelulusan, Mia tak menepati janjinya.

Kisah ini mulai menemui konflik ketika mereka berdua kembali bertemu Karin, sahabat yang menghilang sejak lulus SMA. Karin, seorang perempuan bergelimang harta dan memiliki hidup yang perfeksionis, tak serta merta mau menuruti permintaan Mia untuk makan es krim. Karena Karin sedang sibuk mempersiapkan pernikahannya. Dan Karin meminta Mia dan Dudi datang ke Bandung untuk membantu segala persiapan pernikahannya. Dudi kebagian membuat wedding cake dan Mia kebagian menggantikan posisi Karin untuk fitting baju dan berlatih jalan di red carpet. Dan inilah awal keseruan, karena Mia bertemu dengan Gardi, calon mempelai pria yang sebentar lagi akan menikahi Karin.

Karena kesibukan Karin, hampir di tiap acara yang Gardi adakan, Mia selalu menggantikan posisi Karin. Bukan sebagai calon istri tentu saja, tapi sebagai sahabat yang selalu ada dan selalu bisa membuat pesta kejutan untuk orang-orang yang Gardi kasihi. Lama kelamaan, hanya dalam waktu 3 hari, Mia mulai menyadari dirinya telah mencintai Gardi. Karin mencurigai Mia akan merusak rencana pernikahannya dengan Gardi. Dan Gardi juga menemukan kebebasan dan keceriaan bila bersama dengan Mia. Bagaimana akhir hubungan ini? Gardi berpaling hati pada Mia dan Mia dicap sebagai perusak pernikahan sahabatnya sendiri? Atau Karin dan Gardi tetap menikah sementara Mia terus hidup dalam kesialan? Silahkan temukan kejutannya di akhir novel ini.

Khas Stiletto! Chicklit banget. Bahasanya gampang dicerna dan bener-bener penuh dengan kegalauan perempuan akhir dua puluhan. Ceritanya seru, bikin gak berhenti membaca, dan betul saja, tahu-tahu ceritanya udah selesei dibaca aja. Hehehe. Meski tokoh Karin dan Gardi digambarkan begitu sempurna, tapi inilah yang nantinya akan membuka mata kita bahwa yang begitu sempurna dari luar, ternyata di dalamnya menyimpan rahasia yang menyakitkan.

Tapi, di satu sisi. Ini kenapa tulisannya super mini sih. Hiks. Stilo pengen bikin minus mataku makin gede ya? Huhuhu. Lain kali Stillo bikin novel yang ukuran hurufnya agak gedean ya? Kasian kalo kita-kita yang berkacamata minus harus ekstra akomodasi buat baca dan kasian juga yang aslinya mata normal karena keseringan akomodasi maksimal jadi mata lelah.

But, kekurangan selalu ada seimbang dengan kelebihan. Karena gak ada yang sempurna di dunia ini #tsah. Tapi jadikan bulan Februarimu makin sempurna dengan membaca novel roman ini. Bakal bikin bulan merah jambu ini makin SERU! Serius!

Nilai 3,75 dari 5 untuk Janji Es Krim ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s