Indonesian Romance Reading Challenge: #6 Last Roommate

lastroommate.jpg

Judul : Last Roommate
Penulis : Theresia Anik
Penerbit : Stiletto Book
Tebal : vii + 203 halaman

Teman berbagi apartemen

Dari judul ditambah dengan logline sudah jelas tertebak bahwa buku ini akan berkisah tentang teman satu apartemen terakhir. Kata apartemen sudah menunjukkan sebuah hunian yang berkelas. Apalagi bila sanggup menyewa apartemen. Sebenarnya apa cerita di balik berbagi sebuah ruangan yang disebut apartemen yang nyatanya tak sedahsyat yang kubayangkan?

Renata Camelia, perempuan usia 20an akhir yang bekerja sebagai staf divisi pemasaran dengan karir yang begitu-begitu saja tinggal di sebuah apartemen yang memiliki dua kamar. Apartemennya biasa saja. bahkan kamar mandinya tak ada bathup atau kloset duduk. Showernya juga digambarkan hanya bisa mengeluarkan air seuprit. Namanya saja yang keren, tapi fasilitasnya biasa. Kondisi keuangan Renata yang sangat buruk, bahkan untuk membayar makan 15 ribu dia merasa keberatan (oh, plis), membuat dia harus mencari teman untuk berbagi uang sewa apartemen tiap bulan. Teman-teman yang berbagi apartemen dengan Renata selalu saja bermasalah. Satu keluar, masuk yang lain, lalu keluar lagi, masuk yang baru, dan keluar lagi. Tiga kali berganti teman apartemen cukup membuat Renata kebingungan.

Callista, sahabat akrab Renata yang memiliki wajah, karir, keuangan yang jauh lebih baik dari Renata tapi memiliki nasib belum juga bertemu laki-laki yang tepat, menyarankan Renata untuk mencari teman laki-laki untuk berbagi apartemen. Sekalian diprospek sebagai pacar. Nesta, laki-laki penggila musik yang menjadi teman apartemen Renata adalah sosok laki-laki dengan fisik sempurna. Nesta menyadari perutnya dipenuhi kupu-kupu dan wajahnya selalu memerah jika Nesta memujinya. Tapi sayang cintanya terhalang ketika Nesta mengakui dirinya gay.

Rahasia besar ternyata disimpan oleh Nesta dan Callista dari Renata. Ada alasan mengapa Nesta menjadi gay, ada alasan mengapa Callista belum memiliki pacar sampai sekarang. Hanya dalam sebuah malam pertemuan acara kantor ayah Renata bisa menguak rahasia besar itu. Renata merasa dibuang ke bulan karena menganggap sahabat-sahabatnya itu tega membohonginya. Padahal semua itu demi kebaikan Renata sendiri. Rahasia apa itu? Baca sendiri sampai habis.😀

Dua tiga bab aku baca dengan berat. Sempat terhenti karena gak terlalu nyambung dan terlalu ruwet. Harus menghubungkan Renata dengan tokoh-tokoh lain yang terlalu banyak. Tapi kumantapkan untuk melanjutkan membaca demi tantangan IIRC ini. Semua akhirnya berubah setelah Renata bertemu Nesta, menyadari dirinya jatuh cinta pada Nesta yang gay. Rasanya membayangkan satu atap dengan laki-laki gay pasti lucu. Tapi menyadari mencintai diam-diam itu menyesakkan, bikin empati dengan Renata. Karena penasaran dengan Nesta, aku mau membaca buku ini sampai akhirnya menyentuh dua bab terakhir. Ini dia bomnya. Ledakan besar diciptakan Mbak Theresia Anik. Benar-benar rahasia tak terduga disajikan dan bikin aku senyum-senyum. Meski (lagi-lagi) kritikku untuk buku keluaran Stiletto adalah ukuran huruf yang kecil (coba bisa dibuat lebih gede dikit biar mataku gak terlalu lelah untuk berakomodasi), gak nyesel ah baca buku ini sampai habis meski perjuangan berat di awal. Bener-bener ringan dan chicklit banget!

Nilai 3,25 dari 5 untuk Last Roommate (^o^)9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s