Indonesian Romance Reading Challenge: #9 Antologi Cinta

antologicinta.jpg

Judul : Antologi Cinta
Penulis : Klub Buku Indonesia, Khrisna Pabichara, Sefryana Khairil, Adenita, Loryta Chai, dkk
Penerbit : Bypass
Tebal : 217 halaman

14 kisah penuh cinta. Hanya cinta yang menguatkan kita

Akhirnya, setelah 1 bulan lebih absen gak ikut IRRC, kali ini aku mau review buku Antologi Cinta. Sebuah buku yang berisi 14 cerita pendek yang bertemakan cinta. Sekaligus numpang promo jualan buku ini ya. Karena apa? Iya, satu dari 14 cerita pendek tersebut ditulis oleh Maretha Primariayu. *tersipu malu*

Sudah siap untuk bercinta, saudara? *gandeng tangan calon suami ke KUA*

Sebuah buku yang berawal dari Klub Buku Indonesia yang yakin banyak penulis berpotensi yang bertebaran di dunia nyata namun belum memiliki kesempatan untuk menerbitkan karyanya. Jadilah, Klub Buku Indonesia mengadakan lomba menulis cerita pendek bertemakan cinta. Tak hanya cinta pada lawan jenis alias pacaran, tapi juga cinta pada keluarga, pada sahabat, pada pasangan hidupnya. Dari penjurian yang cukup berat, ratusan naskah terpilih menjadi 30 besar yang kemudian dipilih oleh pihak penerbit menjadi 10 cerita pendek dari Sahabat Klub Buku yang dicetak dalam buku ini. Ditambah 4 karya dari penulis kenamaan seperti Khrisna Pabichara, Sefryana Khairil, Adenita, Loryta Chai.

Aku terharu. Cerpen yang kukirimkan berhasil terpampang nyata dalam buku ini. Ditambah membaca pengantar dari Klub Buku Indonesia tentang beratnya memilih cerpen yang bermutu membuatku hampir menitikkan air mata. Hiks.

Karena namanya antologi, berarti banyak cerita. Dan seperti biasa, bakal aku pilih beberapa cerita yang menjadi favoritku. Tentu saja, cerpen yang berjudul Mbak Kemala gak bakal aku masukin sebagai favorit.

Ini dia 3 cerita terfavorit dalam buku Antologi Cinta:

1) Cinta yang Tak Pernah Menua oleh Nina Nur Arifah (@noichil)
Ini bukan nepotisme. Aku memilih cerita ini sebagai favoritku  bukan karena aku mengenal dengan baik sosok penulis ini, tapi memang ceritanya bagus apa adanya. Bercerita tentang kisah pasutri yang mengarungi rumah tangga bertahun-tahun tapi masih sanggup menyalakan api cinta dalam keluarganya yang bahagia meski terkadang riak menghadang kisah kasih mereka. Cerita ini terinspirasi dari orang tuanya sendiri. Pemilihan katanya juga apik. Bagus, bagus, dan bagus ^^

2) Tel(ov)ephone oleh Adrindia Ryandisza (@adrindia)
Menceritakan tentang cinta yang tersimpan rapat antara laki-laki tukang tidur dan perempuan pengagum bintang. Meski sama-sama mencintai, tak satupun dari mereka mau mengungkap perasaannya. Hingga akhirnya si laki-laki menyatakan perasaannya dengan berani meski tak digambarkan tersurat dalam cerita ini.
Satu hal yang membuatku menjadikan cerita ini favorit adalah adegan si laki-laki menelepon si perempuan menggunakan kaleng yang dihubungkan dengan benang. Jadi inget pas masih kecil suka main telepon pake gelas plastik bekas air mineral disambung pake benang kasur. Bahahaks.

3) Pencuri Tidur oleh Adenita (@adenitaa)
Mengisahkan seorang laki-laki yang membeli kasur baru karena terserang insomnia. Setelah dia tidur di kasur harga puluhan juta, insomnianya tak kunjung sembuh. Ternyata, yang membuatnya susah tidur adalah karena memikirkan perempuan yang dicintainya akan menikah dengan laki-laki lain. Perempuan yang merupakan sahabatnya sendiri. Si laki-laki ini hanyalah tak memiliki keberanian untuk menyatakan perasaannya yang sudah dipendam selama bertahun-tahun. Dan ibu laki-laki ini menyarankan putranya untuk menyatakan cintanya pada si pencuri tidur. Lalu bagaimana setelah si laki-laki ini menyatakan cintanya? Lebih baik dibaca endingnya di buku Antologi Cinta.
Jadi, ternyata, cinta itu harus diungkapkan. Jangan dipendam. Meskipun yang dicintai bakal jadi milik orang lain. Oke? Sip! *pelajari ilmu nikung @I_Am_Boa* *nunggu waktu yang tepat* *eaaa*

Bagaimana dengan 10 cerita yang lain? Bagus. Menarik. Namun, ada beberapa kekurangan yang bikin aku gak jadiin favorit. Satu cerpen berjudul Kedai Kopi Ceu Enah memiliki alur dan twist yang bagus, keren, gak terbayang. Tapi terlalu banyak kosakata pake bahasa Sunda dan gak ada artinya, bikin aku cuma bengong dan menebak itu apa ya artinya. Dan ada beberapa cerita di dalam sini, ceritanya terlalu klasik dan rasanya khayal buat terjadi di dunia nyata. Tapi namanya juga fiksi ya terserah sang penulis. Iya kan? Hehehe.

Kelebihan lain dari buku ini yang bisa nutupin kekurangannya, aku suka covernya yang simple tapi lucu. Lalu di tiap awal cerita bakal ada puisi yang menambah gairah cinta dalam buku ini. Sukak! Buanget!

Jadi, tunggu apa lagi? Segera dapatkan buku Antologi Cinta di toko buku kesayangan kamu. Dan siapkan hati untuk menjadi kuat karena cinta.

^^

^^

Nilai yang baguuuuss dan sempurna banget karena ada Mbak Kemala x))

5 thoughts on “Indonesian Romance Reading Challenge: #9 Antologi Cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s