Be My Serendipity

Cerpen ini adalah hasil kolaborasi saya dan @noichil dalam rangka mengikuti #ALoveGiveAway oleh @WordsOfPoetica. Enjoy it *sruput caramel ice coffee*

Gadis Naga Kecil

Jonathan : How’d you find this place?

Sara : I first came in because of the name: Serendipity. It’s one of my favorite words.

Jonathan : It is? Why?

Sara : It’s such a nice sounding word for what it means: a  fortunate accident.

[Serendipity]

***

11 Mei 2013, 15:29 WIB

Serendipity.

Ketika mendengar kata itu, di dalam kepala sebagian besar orang, akan diputar sebuah adegan di mana Sara dan Jonathan berebut sarung tangan berwarna hitam, menuju sebuah kafe bernama Serendipity dan menyerahkan perasaan mereka pada nasib, yang untungnya, berakhir bahagia.

Dan kata serendipity itu kini membuatku sesak napas dan tidak bisa berpikir jernih. Ini semua karena seorang perempuan yang kutemui selama dua puluh lima menit. Iya, dua puluh lima menit yang sangat berharga.

Tiga puluh menit yang lalu, aku melihatnya sedang duduk sendirian. Di depannya ada sebuah meja bundar dengan dua kursi berhadapan yang salah satunya sudah ia tempati.

“Kursi ini…

View original post 1,638 more words

One thought on “Be My Serendipity

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s